Thursday, January 9, 2014

Maximize the Ummah's Potential



http://4.bp.blogspot.com/-j0ENKMe9sIw/TpfUKnZYc9I/AAAAAAAAAeg/55gOtBNlWgc/s320/lake01-1.jpg


Ahad bakda zuhur hingga ashar tanggal 9 oktober 2011 di LR.3.9 telah diadakan kajian oleh Profesor Didin Khafidudin dengan tema Menggali Potensi Umat. Menurut beliau, dimanapun umat Islam berada, maka harus memiliki keunggulan kompetitif dan senantiasa memiliki harapan yang tinggi. Sebagaimana dalam surat Yusuf ayat 87, bahwa kita tidak boleh berputus asa dari rahmat Allah. Apalagi yang membedakan orang beriman dengan yang tidak beriman adalah optimisme dan harapan.

Beliau menambahkan bahwa kita tidak perlu ada pesimisme dan ragu-ragu dalam menghadapi permasalahan. Orientasi berbuat kita adalah proses, bukan hasil. Tidak boleh takut gagal karena berbuat adalah lebih baik daripada tidak. Yang penting adalah kita senantiasa berusaha ihsan dengan beramal secara maksimal. Karena sebuah kemustahilan bahwa kesuksesan diperoleh dengan kemudahan.
 

Umat Islam memiliki lima potensi. Pertama,memiliki ajaran yang kamil mutakamil dan sempurna. Meski dalam realitanya, secara sosiologis masih terdapat kesenjangan antara ajaran dan perilaku umat. Kedua, Secara kuantiti, memiliki jumlah umat yang banyak. Ketiga, mayoritas negara-negara muslim, kaya akan sumber daya alam. Keempat, potensi sejarah dimana dahulu Islam pernah membangun sejarah peradaban. Kelima, potensi mendapatkan nasrul minallah. Nah, sebagai muslim, kita wajib berusaha menggali potensi tersebut.

Belajar dari Negara Turkey yang secara ekonomi telah mapan, ternyata mayoritas penduduk di Negara tersebut memiliki pencaharian sebagai pedagang. Sektor perdagangan merupakan sektor riil yang menggerakkan perekonomian sebuah Negara. Dalam Islam, seorang pedagang memiliki beberapa keistimewaan. Sebagaimana dalam surat Annur ayat 37, pedagang yang selalu mengingat Allah akan mendapatkan pancaran nur dari Allah. Dalam sebuah hadits dikatakan pula bahwa pedagang merupakan sembilan dari sepuluh pintu masuk surga. Selain itu, mayoritas para sahabat nabi yang dijamin masuk surga, mereka adalah para pedagang. Adapun sektor riil yang terbaik di dunia adalah Arab Saudi, dilihat dari stabilnya harga di pasar dari waktu ke waktu.

Menurut Yusuf Qardhawi, ada dua klasifikasi ilmu. Pertama ilmu fardu ‘ain seperti sholat dan amal ibadah mahdhoh yang lain. Kedua, ilmu fardu kifayah dimana pembangunan umat termasuk di dalamnya. Sehingga wajib bagi kita untuk menjadi mengambil bagian dalam membangun umat agar Islam menjadi rahmatan lil ‘alamin, yaitu tidak hanya membawa rahmat bagi umat Islam namun lintas agamapun juga merasakannya. Mari menggali potensi umat, dimulai dengan memaksimalkan potensi diri kita. wallahu’alam. by Yuni YF

Share This!


About Alluring

Popular Posts

Total Pageviews

Powered By Blogger · Designed By Seo Blogger Templates