Saturday, January 11, 2014

Mother Day in Kuala Lumpur 2013



Peringatan Hari Ibu dan Bedah Buku Role Juggling

dakwatuna.com. Dalam rangka memperingati hari ibu 22 Desember 2013, warga Indonesia yang berada di Malaysia tidak mau ketinggalan. Pada hari kamis 19 Desember 2013, di aula Sultan Hasanudin KBRI di Kuala Lumpur dipenuhi oleh ibu-ibu peserta bedah buku.
Buku Role Juggling: perempuan sebagai Muslimah, Istri dan Ibu yang baru diterbitkan pada September 2013 menjadi bahan diskusi yang sangat menarik pada hari itu.

Acara tersebut terselenggara atas kerjasama antara pihak KBRI dengan tiga organisasi wanita yang berada di Malaysia yaitu PCIA Malaysia (Pimpinan Cabang    Istimewa Aisyiyah),  PERISAI (Persatuan Isteri Dosen Asal Indonesia) dan  JLW (Jaringan Lembaga Wanita ) Keadilan Sejahtera.

Selain penulis buku Role Juggling yaitu Andi Sri Suriati Amal, MMSc, dalam bedah buku tersebut juga mengundang DR Betania Kartika Bt M. Zubaidi (wakil kepala sekolah International Islamic School) sebagai pembedah dan Ellina Supendy sebagai pembanding.

Sang penulis  banyak berkisah tentang pengalaman di Negara Jerman mendampingi suami tugas belajar.  Role Juggling merupakan kumpulan jawaban yang patut diketahui perempuan dalam menjalankan perannya yang beragam. Muslimah sebagai pribadi, istri dan ibu diharapkan dapat menjadi pribadi yang memantulkan nilai-nilai Al-Quran dan sunnah.

Pembedah memberikan komentar yang positif tentang Role Juggling dan merekomendasi kepada para calon ibu maupun yang sudah menjadi ibu untuk membaca buku tersebut. Pada bagian akhir acara, pembanding menambahkan tentang begitu pentingnya peran sebagai muslimah khususnya dalam membumikan keluarga yang Islami.

Sebagai penutup, di peringatan hari Ibu saat ini, acara ini mengajak para ibu untuk introspeksi diri. Sudahkah kita menjadi ibu yang baik, ya ng bisa menjadi teladan bagi anak-anak dan juga menjadi contoh yang baik buat masyarakat.By Yuni YF
Sumber:
 http://www.dakwatuna.com/2013/12/21/43652/peringatan-hari-ibu-dan-bedah-buku-role-juggling/#ixzz2q5VYEdxZ 



Islamedia - Peringatan hari Ibu tahun ini di Malaysia dimeriahkan oleh acara bedah buku pada hari kamis 19 Desember 2013 . Acara tersebut diadakan di aula Sultan Hasanudin KBRI di Kuala Lumpur oleh tiga organisasi wanita yang berada di Malaysia yaitu dan  JLW (Jaringan Lembaga Wanita ) Keadilan Sejahtera, PCIA Malaysia (Pimpinan Cabang    Istimewa Aisyiyah) dan PERISAI (Persatuan Isteri Dosen Asal Indonesia) .

Syarifah Nur sebagai ketua panitia sekaligus ketua JLW keadilan Sejahtera mengatakan bahwa salah satu tujuan diadakan acara tersebut adalah untuk menyatukan potensi perempuan Indonesia yang ada di Malaysia dalam membangun bangsa. Dalam kesempatan tersebut, Kiki Hermano mewakili DWP (Dharma Wanita Persatuan) KBRI memberikan sambutan apresiasi diselenggarakannya acara peringatan hari Ibu.

Selama empat jam para peserta yang didominasi kaum ibu-ibu terlihat begitu antusias mengikuti acara hingga selesai. Selain bedah buku role Juggling, acara tersebut juga diramaikan oleh pementasan drama persembahan para TKI yang bekerja di salah satu perusahaan di Malaysia, pembacaan puisi serta puluhan doorprise dari Mustika Ratu dan Bank Muamalat Indonesia.

Para narasumber dalam acara bedah buku terdiri dari sang penulis buku Role Juggling yaitu Andi Sri Suriati Amal, MMSc, DR Betania Kartika Bt M. Zubaidi (wakil kepala sekolah International Islamic School) sebagai pembedah dan Ellina Supendy sebagai pembanding. Ketiga narasumber sama-sama memiliki banyak pengalaman dalam menjalankan peran mereka sebagai Muslimah, Istri dan Ibu ketika mereka harus tinggal di luar negeri seperti di Jerman, Los Angles dan Rusia  karena mengikuti tugas suami.

Penulis buku Role Juggling yang biasa dipanggil bu Inci melalui bukunya memberikan motivasi agar seorang muslimah sebagai pribadi, istri dan ibu diharapkan dapat menjadi pribadi yang memantulkan nilai-nilai Al-Quran dan assunah. Ellina Supendy yang juga seorang penulis juga mendorong agar setiap perempuan bisa menulis ketika memiliki waktu senggang sehingga bisa menuangkan ide-ide atau pengalamannya. DR Betania menambahkan agar setiap muslimah dengan peran yang beragam dapat memberikan manfaat dimanapun berada.

Pada akhirnya,  di peringatan hari Ibu kali ini,acara ini mengajak para ibu untuk melakukan introspeksi diri. Peringatan hari Ibu sebaiknya dimaknai dengan semakin memahaminya setiap perempuan akan kodratnya sebagai istri, ibu dan perannya di dalam masyarakat. Sehingga dapat memberikan contoh yang positif bagi keluarga dan masyarakat. By Yuni YF


Sumber: http://www.islamedia.web.id/2013/12/peringatan-hari-ibu-di-kuala-lumpur-ala.html

Share This!


About Alluring

Popular Posts

Total Pageviews

Powered By Blogger · Designed By Seo Blogger Templates